BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memanfaatkan kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai momentum menyampaikan prioritas pembangunan daerah.
Kegiatan yang digelar di Masjid Agung Al-Hijrah, Tanjung Laut, Jumat (13/3/2026), dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji bersama jajaran.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Agus Haris menyambut langsung rombongan, didampingi DPRD, Forkopimda, hingga masyarakat.
“Dana tersebut kami alokasikan secara maksimal untuk penanggulangan banjir, di antaranya pembangunan polder di Tanjung Laut yang berfungsi sebagai pengendali banjir sekaligus waduk air baku, serta pembangunan sistem drainase di berbagai titik strategis,” ujar Neni Moerniaeni.
Dalam kesempatan itu, Pemkot Bontang menegaskan fokus penggunaan Bantuan Keuangan (Bankeu) sebesar Rp88,8 miliar dari Pemprov Kaltim untuk mengatasi persoalan banjir yang masih menjadi tantangan utama kota.
Selain itu, Neni juga memaparkan capaian pembangunan yang telah berjalan, termasuk penyelesaian bendungan di Sungai Bontang pada 2025 yang akan mendukung suplai air baku ke Water Treatment Plant di Kanaan.
“Kami berharap Gubernur dan Wakil Gubernur berkenan meresmikan sejumlah proyek infrastruktur konektivitas transportasi yang telah rampung demi kepentingan masyarakat Bontang,” lanjut Neni.
Pemkot Bontang juga menyoroti komitmen di sektor pendidikan dengan alokasi 20 persen anggaran daerah, termasuk program perlengkapan sekolah gratis bagi siswa TK hingga SMP.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyatakan dukungan terhadap langkah Pemkot Bontang, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur.
“Infrastruktur juga menjadi perhatian serius kami. Salah satu bukti nyata adalah perbaikan jalan poros Bontang – Marangkayu yang kini telah tertata rapi sehingga mobilitas masyarakat semakin nyaman dan lancar,” kata Seno Aji. (Advertorial)








