Festival Ramadhan Pengadan Ditutup, Camat Karangan Soroti Peran UMKM dan Kebersamaan Warga
Kutai Timur – Festival Ramadhan yang digelar di Desa Pengadan, Kecamatan Karangan, resmi ditutup oleh Camat Karangan, Muhammad Reza Fahlevi. Kegiatan yang berlangsung selama bulan suci Ramadhan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Festival Ramadhan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, hingga hiburan budaya yang melibatkan masyarakat setempat. Selain memperkuat nilai-nilai religius, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka melalui bazaar UMKM dan penjualan takjil.
Dalam sambutannya, Reza mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Pengadan yang berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival seperti ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan warga.
“Festival Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masyarakat masih sangat kuat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memberi peluang bagi pelaku UMKM untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Reza saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (9/3/2026).
Selama festival berlangsung, berbagai lomba bernuansa religi dan edukatif turut digelar untuk memeriahkan suasana. Di antaranya lomba adzan, lomba cerdas cermat, hingga lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak dan pelajar. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya serta penyaluran santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Reza berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena dinilai mampu menjadi wadah positif bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk menyalurkan bakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.
“Momentum Ramadhan seperti ini harus kita jaga. Kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara langsung akan memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Festival Ramadhan Desa Pengadan sendiri terselenggara melalui kolaborasi antara Pemerintah Desa Pengadan, Karang Taruna Desa Pengadan, serta dukungan dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, di antaranya PT Indexim Coalindo dan PT KPP Mining.
Kolaborasi antara pemerintah desa, organisasi pemuda, dan pihak perusahaan dinilai menjadi contoh sinergi yang baik dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di tingkat desa.
Dengan berakhirnya Festival Ramadhan tersebut, pemerintah kecamatan berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama bulan suci dapat terus terjaga. Nilai gotong royong dan solidaritas yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan menjadi modal sosial dalam mendorong pembangunan desa ke depan. (Ronny)




