Bebaskan Warga dari Banjir Rob Bontang Kuala, Wali Kota Bontang Jemput Bola ke Kementerian PU
TERASKATA.COM, JAKARTA – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Taman. Salah satu fokus utama yang kini diperjuangkan adalah penanganan banjir rob yang kerap melanda kawasan Bontang Kuala.
Setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terkait penambahan jaringan gas (jargas), Neni kembali melanjutkan langkah strategisnya dengan menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Rabu (01/04/2026).
Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti urgensi perbaikan akses jalan nasional sepanjang kurang lebih 900 meter menuju destinasi wisata Bontang Kuala yang selama ini kerap terdampak banjir rob.
“Kami melaporkan kondisi infrastruktur jalan nasional yang saat ini menjadi kendala utama bagi mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata. Fenomena banjir rob terjadi setiap sore hingga malam hari, yang tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga berdampak pada fasilitas pendidikan di sekitar lokasi,” ujarnya.
Menurut Neni, persoalan tersebut semakin kompleks dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang, terutama pasca perubahan regulasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia menegaskan, tanpa dukungan dari pemerintah pusat, penanganan infrastruktur di kawasan tersebut akan sulit dilakukan secara maksimal. Karena itu, Pemkot Bontang terus aktif menjalin komunikasi dan koordinasi lintas kementerian guna mempercepat realisasi perbaikan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi “jemput bola” yang dilakukan Pemkot Bontang untuk memastikan pembangunan tetap berjalan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang aman dan layak, khususnya di wilayah rawan banjir rob seperti Bontang Kuala. (advertorial)

