Teraskata.com

Informasi Seputar Kalimantan Timur

BPKP Ungkap 9 Parpol di Bontang Gunakan Bantuan Hibah Sesuai Ketentuan

Biro Bontang
Ketua DPD Golkar Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam saat diwawancara Wartawan. (ft:yudi/teraskata)

TERASKATA.COM, BONTANG Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPKP) Kalimantan Timur menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) bantuan Partai Politik (Parpol) kepada 9 parpol penerima hibah tahun 2025.

Penyerahan LHP bantuan parpol berlangsung di Ruang Rapat BPKAD Bontang, Jalan MT Haryono Kota Bontang, Senin (04/05/2026) pagi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPKP Kaltim, seluruh parpol penerima bantuan di Bontang telah sesuai dan memenuhi kriteria pelaporan penggunaan anggaran bantuan parpol.

”Ada 9 Parpol yang melaporkan penggunaan anggaran bantuan. Dan kami sudah periksa, hasilnya, seluruhnya kesimpulannya sesuai,” ujar Ketua Tim pemeriksa BPKP Kaltim untuk wilayah Bontang, Maulana kepada teraskata.com usai kegiatan penyerahan LHP.

Ia mengungkapkan, ada empat sasaran pemeriksaan yang dilakukan BPKP terhadap penggunaan dana bantuan parpol. Pertama, kesesuaian nomor rekening parpol yang dilaporkan dan yang menerima Hibah.

Kedua, kelengkapan dan keabsahan berkas laporan keuangan. Ketiga terkait kesesuaian jumlah anggaran yang diterima dan yang digunakan, serta kesesuaian prioritas penggunaan bantuan parpol.

”Kesesuaian prioritas penggunaan apakah sesuai untuk pendidikan parpol dan operasional. Paling sedikit itu 50 persen untuk pendidikan politik. Tidak boleh lebih besar operasional daripada pendidikan politik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, pemeriksaan LHP bantuan parpol kali ini adalah yang ketiga pasca pemilu 2024.

Hasilnya Kota Bontang masih yang terbaik di Kalimantan Timur. Indikatornya, semua parpol menyerahkan laporan penggunaan anggaran dan semuanya dinilai sesuai dengan kriteria yang ada didalam ketentuan penggunaan dan bantuan parpol.

”Alhamdulillah semua parpol penerima sudah melaporkan penggunaan anggaranya sesuai dengan kriteria yang ada dalam ketentuan. Ini adalah tahun ketiga pemeriksaan dan alhamdulillah Bontang masih yang terbaik di Kalimantan timur. Biasanya ada satu atau dua paprol yang kurang. Di bontang semuanya sesuai,” ujar Ketua DPRD Kota Bontang ini.

Dikatakannya, hasil laporan penggunaan keuangan bantuan parpol merupakan bentuk pertanggungjawaban partai politik terhadap penggunaan anggaran daerah.

”Ini adalah bentuk pertanggungjawaban paprol untuk menjaga kepercayaan publik. Bentuk pertanggujawaban terhadap penggunaan anggaran negara oleh parpol,” tegasnya.

Disinggung soal catatan khusus atau pesan dari BPK, menurut Andi Faiz-sapaan akrabnya- tidak ada catatan khusus. Hanya saja menurutnya, ada aspirasi dari partai politik yang meminta nilai bantuan parpol per suara dinaikkan.

”tidak ada sih (catatn khusus). Cuma tadi ada aspirasi dari teman-teman parpol kepada pemerintah. Karena ini kan inflasi, kemudian kebutuhan pembiayaan pembelajaran demokrasi semakin naik jadi angka Rp7.500 itu perlu di evaluasi,” ujarnya.

Terkait aspirasi itu, ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk membuat kajian terkait kenaikan nilai bantuan parpol. Yang pasti bagi dia, aspirasi itu adalah hal yang wajar, mengingat sudah 10 tahun nilai itu tidak pernah dinaikkan.

”Kita serahkan ke Pemerintah. Mereka yang buat kajian karena memang dari 10 tahun yang lalu angkanya sama,” katanya.

Penyesuaian nilai bantuan itu kata dia dilakukan melalui Peraturan Wali Kota Perwali dengan persetujuan Gubernur.

”Tetapi semuanya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Kalau kita sih berharap minimal dinaikkan sedikit. Karena memang kebutuhan biaya pendidikan politik ini kan kita tahu sendiri, tidak murah. Kemudian bagaimana kita menguatkan demokrasi melalui partai politik,” terangnya.

Saat ini total bantuan parpol yang dialokasikan Pemkot Bontang berkisar Rp735 Juta untuk 9 partai politik.

Tampak hadir pada kegiatan itu, hadi sembilan perwakilan partai politik. Masing-masing Partai Golkar, PDIP, Gerindra, Partai Nasdem, PKB, Partai Gelora, PKS, Partai Demokrat, dan PAN. Juga hadir Kepala BPKAD dan Kepala Insepktorat Kota Bontang.

Penulis : Yudi
Editor : Redaksi Teraskata.com

Berita DPRD Bontang terbaru hari ini