Safari Ramadan dan Peresmian Jembatan, Gubernur Kaltim Guyur Kutim Bantuan Puluhan Miliar

Kutai Timur — Kunjungan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud ke Kutai Timur, Selasa (24/2/2026), tak hanya diisi peresmian Jembatan Sei Nibung di Kecamatan Kaubun.

Pemerintah Provinsi Kaltim juga menggelontorkan bantuan dengan total nilai puluhan miliar rupiah ke berbagai sektor.

Bantuan tersebut mencakup kelistrikan, pendidikan, keagamaan, hingga infrastruktur dasar di sejumlah desa.

Di sektor energi, Pemprov Kaltim menyalurkan PLTS Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) senilai Rp 10,5 miliar. Rinciannya, 100 unit untuk Desa Tanjung Mangkalihat, Kecamatan Sandaran, dan 125 unit untuk Desa Long Pog Baru, Kecamatan Muara Ancalong.

Selain itu, Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) diberikan kepada 10 desa dengan total anggaran Rp 13,8 miliar. Pemerintah juga mengalokasikan Rp 31,2 miliar untuk perluasan jaringan listrik PLN di delapan desa.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab pembangunan. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga pendidikan dan mudah-mudahan kesehatan,” ujar Rudy.

Dalam agenda Safari Ramadan di Masjid Agung Al-Faruq, Pemprov Kaltim menyalurkan hibah tahun anggaran 2026 sebesar Rp 2,1 miliar kepada 31 penerima. Bantuan juga mencakup perlengkapan lembaga keagamaan dan fasilitasi sertifikasi halal.

Di bidang pendidikan, program Gratispol turut diserahkan kepada tiga perguruan tinggi di Kutim. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara menerima Rp 1,85 miliar, Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur sebesar Rp 190 juta, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta Rp 525 juta.

Dari Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Timur, turut disalurkan Bantuan Paket Ramadan Bahagia senilai Rp 90 juta bagi 150 mustahiq.

Rudy berharap berbagai bantuan tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan menjaga stabilitas daerah.

“Kami berharap bahwa kegiatan ini, sarana prasarana ini akan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniah sehingga Kalimantan Timur tetap menjadi daerah yang aman, kondusif, damai, dan tentunya harmonis,” pungkasnya. (Ronny)