TERASKATA.COM, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menerapkan sistem penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui transfer langsung ke rekening penerima.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan dalam proses distribusi.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa sistem non-tunai dipilih sebagai langkah pengawasan agar penyaluran bantuan lebih transparan dan akuntabel.
“Saya tidak ingin pembagian dilakukan secara langsung karena berisiko tidak tepat sasaran. Sistemnya by name by address,” ujarnya, Selasa (31/03/2026).
Penerapan sistem transfer ini, lanjutnya, membutuhkan kesiapan data yang akurat, termasuk sinkronisasi dengan sistem perbankan. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab keterlambatan penyaluran BLT pada awal tahun.
Selain itu, jumlah penerima bantuan juga mengalami penyesuaian setelah dilakukan verifikasi dan pencocokan dengan data bantuan dari pemerintah pusat. Dari sebelumnya sekitar 1.330 orang, kini jumlah penerima berkurang menjadi 927 warga.
“Tidak boleh ada penerima ganda, karena tujuan bantuannya sama, yakni membantu masyarakat kurang mampu,” tegasnya.
Setiap penerima BLT mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu per jiwa. Dalam satu keluarga, total bantuan yang diterima dapat lebih besar, tergantung jumlah anggota yang terdaftar.
“Kalau dalam satu keluarga ada empat orang, totalnya bisa Rp1,2 juta. Ini cukup membantu untuk kebutuhan dasar,” jelas Neni.
Program BLT ini difokuskan bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, serta anak yatim. Meski demikian, pemerintah mengakui bantuan ini belum mampu mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh dan lebih berfungsi sebagai penopang sementara.
“Dalam undang-undang, masyarakat miskin menjadi tanggung jawab negara. Di situlah pemerintah hadir,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bontang menargetkan seluruh proses penyaluran BLT dapat segera rampung dalam waktu dekat agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.
“Target kami minggu ini selesai, sehingga masyarakat bisa segera menerima bantuan,” pungkasnya. (Advertorial)











