Pengelolaan Tambang Berkelanjutan, Gubernur Apresiasi PT Indominco Mandiri

TERASKATA.Com, Kutai Timur  – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudi Mas’ud, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke PT Indominco Mandiri, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur Jumat (5/09/2025).

Salah satu agenda utama kunjungan yakni meninjau langsung operasional PT. Indominco Mandiri yang berada di Kilometer 10.

Kehadiran Gubernur Kaltim disambut langsung jajaran manajemen PT Indominco Mandiri, bersama Wali Kota Bontang yang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang.

Rangkaian kegiatan Gubernur Kaltim di Kutim dan Bontang meliputi peninjauan Void SPAM Regional, peninjauan Arboretum 30 Gemilang, dan beristirahat di Danau Kanahuang.

Gubernur menyampaikan apresiasi atas komitmen pihak PT. Indominco Mandiri dalam mengelola operasional tambang secara berkelanjutan.

Arboretum ini bukan hanya menjaga ekosistem, tetapi sarana edukasi lingkungan bagi maayarakat dan generasi mendatang,” ujar Rudy.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, manajemen PT Indominco Mandiri dalam pemaparannya menjelaskan, perusahaan ini sudah beroperasi sejak 1990 dengan konsesi seluas 24.121 hektare di tiga area Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Bontang.

Dari jumlah tersebut, terdapat lima izin pinjam pakai kawasan hutan dengan luas 22.680 hektar.

Proses produksi batubara dilakukan melalui tahapan eksplorasi, pengupasan tanah (overburden removal), penambangan, pengolahan di crusher, hingga pengangkutan ke pelabuhan (port).

Perusahaan memiliki fasilitas utama Multi Outlet Coal Terminal (MOCT), command center, laboratorium, nursery, dan fasilitas pendukung lainnya.

Tahun 2025, target produksi ditetapkan 7,3 juta ton, dan meningkat menjadi 8 juta ton pada 2026. Manajemen juga menegaskan komitmen PT. IMM dalam menjaga lingkungan. Sejumlah program pengelolaan telah berjalan, seperti:

Pemantauan kualitas air, debu, emisi, dan kebisingan. Program reklamasi lahan, dengan capaian 9.500 hektare lahan direvegetasi dari total bukaan 15.000 hektare.

Hingga pertengahan 2025, progres sudah mencapai 16.000 hektare.Pengembangan kawasan konservasi melalui Arboretum 30 Gemilang dan Arboretum Kanahuang.

”Selain itu, perusahaan juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui penanaman pohon lokal, pemeliharaan biodiversitas, hingga pengembangan hasil hutan bukan kayu,” terang pimpinan PT Indominco Mandiri, Hubertus Adiwijaya.

Kunjungan inip diakhiri dengan penanaman pohon bersama. (Putri/teraskata)