Pemkab Kutim Mulai Semester 2026 dengan Intervensi Gizi, Siswa SD Terima Susu Gratis Sejak Hari Pertama

TERASKATA.Com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memulai semester dua tahun ajaran 2026 dengan langkah konkret memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak bangku sekolah dasar. Melalui program pembagian susu gratis, Pemkab Kutim menyasar pemenuhan gizi siswa SD sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang dan kesiapan belajar anak.

Program tersebut mulai disalurkan pada hari pertama masuk sekolah, Senin (5/1/2026), salah satunya di SD Negeri 006 Sangatta Utara. Sejak pagi, siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa, disertai pembagian susu gratis di masing-masing kelas.

Penyaluran susu ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kutim. Pemerintah daerah menilai intervensi gizi sejak dini menjadi faktor penting dalam menunjang konsentrasi belajar dan kesehatan anak usia sekolah.

Kepala SDN 006 Sangatta Utara, Sukarmi, mengatakan program tersebut memberikan dampak positif bagi peserta didik, khususnya di awal semester. Menurutnya, bantuan yang diterima siswa tidak hanya berupa susu, tetapi juga perlengkapan sekolah lainnya.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan atas bantuan susu, seragam, hingga sepatu bagi siswa. Ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Sukarmi.

Ia menjelaskan, pemenuhan kebutuhan dasar siswa berpengaruh langsung terhadap rasa percaya diri dan kesiapan anak dalam mengikuti pembelajaran. Dengan kondisi fisik yang lebih terjaga, siswa dinilai lebih fokus dan aktif di kelas.

Selain mendukung proses belajar, program susu gratis ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan kekurangan gizi pada anak usia sekolah. Pemerintah daerah berharap kebiasaan hidup sehat dapat ditanamkan sejak dini melalui intervensi sederhana namun berkelanjutan.

Sukarmi menambahkan, antusiasme siswa terlihat jelas saat program tersebut dijalankan. Anak-anak mengikuti pembelajaran dengan semangat di hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.

“Anak-anak terlihat senang dan lebih bersemangat. Mereka merasa diperhatikan, sehingga hari pertama sekolah menjadi lebih bermakna,” katanya.

Pihak sekolah berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya, terutama ke sekolah-sekolah di wilayah pinggiran dan pelosok Kutai Timur yang masih membutuhkan perhatian lebih.

Dengan dimulainya semester dua disertai dukungan program gizi dari pemerintah daerah, SDN 006 Sangatta Utara optimistis proses pembelajaran sepanjang 2026 dapat berjalan optimal dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Ronny/teraskata)