TERASKATA.Com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mencatat realisasi investasi pada triwulan III tahun 2025 mencapai Rp821,53 miliar.
Capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan investasi yang terus meningkat dari triwulan sebelumnya.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan peningkatan investasi tersebut mencerminkan kepercayaan tinggi para investor terhadap iklim usaha di Kota Bontang yang dinilai semakin kondusif dan berkembang.
“Kenaikan nilai investasi ini menunjukkan bahwa Bontang semakin menarik bagi para investor, baik dalam negeri maupun asing. Hal ini tidak terlepas dari kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, serta komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat,” ujar Aspiannur.
Berdasarkan data DPMPTSP, investasi Penanaman Modal Asing (PMA) didominasi oleh sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran dengan kontribusi 68,83 persen. Disusul sektor Industri Makanan sebesar 27,99 persen. Sementara itu, Industri Kimia Dasar, Barang Kimia, dan Farmasi menyumbang 2,09 persen.
Adapun untuk investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sektor Industri Kimia Dasar, Barang Kimia, dan Farmasi mendominasi dengan porsi 93,20 persen. Diikuti sektor Transportasi, Gudang, dan Komunikasi sebesar 2,51 persen, serta Jasa Lainnya sebesar 1,78 persen.
Dari sisi wilayah, investasi paling besar tercatat di Kecamatan Bontang Utara dengan nilai mencapai Rp785,97 miliar atau 95,67 persen dari total realisasi investasi triwulan III.
Disusul Bontang Selatan sebesar Rp35,22 miliar (4,28 persen) dan Bontang Barat sebesar Rp337,78 juta (0,04 persen).
Aspiannur menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pelayanan perizinan dan mendorong kemudahan berusaha di berbagai sektor.
“Kami berkomitmen mempercepat digitalisasi layanan, memperkuat promosi potensi investasi, dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak agar tren positif ini terus berlanjut hingga akhir tahun,” tutupnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Bontang optimistis target investasi tahun 2025 akan tercapai, sekaligus memperkokoh posisi Bontang sebagai salah satu daerah tujuan investasi potensial di Kalimantan Timur. (Advertorial)

