DPRD Kutim Minta Pemerintah Prioritaskan Pemukiman Layak dan Penanganan Banjir

‎‎‎‎‎‎‎‎TERASKATA.Com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Eddy Markus Palinggi, menyoroti masih banyaknya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni serta belum optimalnya penanganan banjir di sejumlah wilayah.

‎Kondisi tersebut tidak sebanding dengan besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Kutim.

‎Eddy mengatakan persoalan pemukiman seharusnya mendapatkan porsi anggaran yang jelas setiap tahun, bukan hanya berada dalam tahap perencanaan.

‎Ia menilai pelaksanaan program bedah rumah perlu ditingkatkan agar masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak dapat segera terbantu.

“Kutai Timur memang daerah kaya, namun masih banyak rumah warga yang tidak layak huni. Kami berharap hal ini dapat dianggarkan setiap tahun, jangan banyak perencanaan tetapi tidak dieksekusi,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

‎Terkait penyediaan rumah layak bagi warga terdampak banjir dan wacana relokasi pemukiman, Eddy menyebut pembahasan bersama DPRD sebenarnya sudah pernah dilakukan.

‎Namun, hingga kini kelanjutan program tersebut belum mendapat informasi lebih lanjut dari dinas terkait.

‎Pembangunan rumah layak huni dan pemindahan dari lokasi rawan banjir harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten bersama DPRD.

‎”Kami berharap tahun ini untuk Bengalon ada normalisasi sungai. Ini jangka panjang,” jelasnya.

‎Eddy juga menyoroti tantangan dalam proses relokasi warga dari kawasan rawan banjir.

‎Menurutnya, diperlukan edukasi terpadu untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya relokasi demi keselamatan dan kenyamanan jangka panjang.

“Resettlement ini agak dilematis karena potensi penolakan pasti besar. Kami harap pemerintah dapat membantu memperbaiki situasi. Saya akan tetap vokal soal penanganan banjir,” tegasnya. (Adv)