TERASKATA.Com, Kutai Timur – Ketua DPRD Kutim ingatkan Pemerintah Daerah dalam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang digunakan untuk hiburan masyarakat
Ketua DPRD Kutim Jimmi menyatakan pemerintah daerah perlu mempertimbangkan secara matang penggunaan APBD untuk kegiatan hiburan, terutama di tengah tingginya kebutuhan pembangunan di berbagai sektor.
“Itu tergantung dengan kondisi APBD kita,” ujarnya, di Sangatta, beberapa waktu lalu.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan anggaran daerah untuk acara hiburan berpotensi menjadi sorotan publik apabila tidak sejalan dengan prioritas pembangunan.
Menurutnya, pemerintah tetap harus memfokuskan belanja pada kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk infrastruktur.
“Kita juga khawatir akan jadi sorotan kalau menggunakan APBD untuk acara semacam ini yang meriah,” kata Jimmi.
Ia menjelaskan bahwa beban anggaran untuk sektor pembangunan masih cukup besar, sehingga kebijakan hiburan berskala besar harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan fiskal daerah.
“Karena sementara kondisi pembangunan infrastruktur kita yang lebih dibutuhkan, kesannya kan kurang baik nanti,” jelasnya.
Meski demikian, Jimmi tidak menutup kemungkinan bahwa kegiatan hiburan tetap bisa dilaksanakan apabila melibatkan pihak swasta atau didukung skema pendanaan yang tidak membebani APBD.
Ia berharap setiap kegiatan yang digelar dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
“Ya kita berharap semuanya seimbang, selaras dan sejalan sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa merata, termasuk gelaran hiburan-hiburan semacam ini,” tutupnya.(adv)

