TERASKATAKALTIM – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmad Reza Fachlevi, menegaskan bahwa arah pembangunan di Kaltim tidak boleh hanya terpaku pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi harus menjamin keadilan sosial bagi seluruh kelompok masyarakat, terutama yang rentan dan terpinggirkan.
Menurut Reza, kelompok seperti penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, serta masyarakat di daerah tertinggal, masih sering luput dari prioritas pembangunan daerah. Padahal, keberhasilan pembangunan semestinya diukur dari sejauh mana manfaatnya dirasakan secara merata.
“Pembangunan bukan hanya soal gedung dan jalan. Kita perlu bertanya, apakah semua lapisan masyarakat, termasuk yang paling rentan, benar-benar merasakan dampaknya?” ujar Reza, Rabu (14/5/2025).
Ia menekankan perlunya perencanaan yang lebih inklusif, di mana kebutuhan kelompok rentan menjadi bagian utama dari kebijakan publik, bukan sekadar pelengkap. Hal ini, menurutnya, harus menjadi komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif.
“Kolaborasi antara DPRD dan pemerintah provinsi sangat penting agar setiap program benar-benar menjangkau masyarakat secara menyeluruh. Tidak ada yang boleh tertinggal,” tegasnya.
Reza juga melihat posisi strategis Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai peluang besar untuk memperbaiki arah pembangunan. Dengan meningkatnya arus investasi dan pembangunan nasional, ia menilai saatnya pendekatan berbasis keadilan sosial dijadikan landasan utama.
“Ini momentum untuk berubah. Jangan lagi pembangunan hanya berorientasi pada angka dan proyek. Bangun kesadaran bahwa masyarakat bawah juga harus menikmati hasilnya,” ucapnya.
Ia mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk memprioritaskan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial di wilayah pedalaman dan pelosok yang selama ini minim akses dan fasilitas.
Dengan pendekatan yang lebih merata, Reza optimistis Kaltim dapat menjadi contoh daerah yang tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan keadilan bagi semua warga.
“Kaltim yang maju adalah Kaltim yang berpihak pada semua. Inilah pembangunan yang sesungguhnya,” tutupnya.
RF (ADV DPRD KALTIM)

