TERASKATA.Com, Kutai Timur – Upaya peningkatan aksesibilitas di Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur (Kutim), mulai menunjukkan perkembangan signifikan.
Pemerintah kecamatan mendapat dukungan langsung dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk mempercepat perbaikan dan peninggian jalan poros utama yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, menyebut proyek peninggian jalan itu kini menjadi agenda kolektif yang didorong bersama pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.
Ruas jalan yang dikerjakan memiliki peran strategis karena bukan hanya digunakan warga untuk aktivitas harian, tetapi juga menjadi jalur logistik utama berbagai perusahaan perkebunan.
Menurut Harun, kesediaan perusahaan untuk terlibat bukan tanpa alasan. Jalan yang sama digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan, pupuk, hingga bibit.
Karena itu, perusahaan dianggap memiliki kepentingan langsung terhadap kelancaran akses tersebut.
“Akses ini digunakan bersama. Maka kontribusi perusahaan merupakan hal yang wajar dan sangat diperlukan,” ujarnya.
Bentuk dukungan perusahaan tampak pada penyediaan sumber daya peralatan. Sejumlah perusahaan mengirim alat berat, dump truck, hingga material tanah uruk untuk mendukung peninggian jalan sepanjang empat kilometer. Infrastruktur itu selama ini kerap terendam ketika intensitas hujan meningkat, sehingga mobilitas warga dan distribusi logistik sering terganggu.
Harun menilai keterlibatan dunia usaha memperlihatkan kuatnya kemauan bersama membangun Muara Ancalong. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa bergantung pada pemerintah semata.
“Kepedulian perusahaan membuktikan bahwa pembangunan daerah adalah tanggung jawab kolektif. Dengan sinergi seperti ini, hasilnya akan lebih merata dan berkelanjutan,” katanya. (Adv)


