Karst Sangkulirang-Mangkalihat Bersiap Dinilai, Kutim Targetkan Status Geopark Nasional

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mempersiapkan kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat untuk meraih pengakuan sebagai Geopark Nasional sekaligus masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Akhmad Rifanie, mengatakan tim verifikasi Geopark Nasional dijadwalkan melakukan penilaian terhadap kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat pada Juli mendatang.

“Kami tengah mempersiapkan berbagai hal pendukung untuk proses pengakuan geopark Sangkulirang-Mangkalihat,” ujar Rifanie, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, tim verifikasi terdiri dari unsur Badan Geologi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta dewan pakar dari Komite Nasional Geopark Indonesia.

Tim tersebut akan melakukan penilaian terhadap dokumen administrasi sekaligus meninjau langsung kawasan karst yang membentang di wilayah Kutai Timur dan Berau.

Menurut Rifanie, aspek yang dinilai tidak hanya terkait bentang alam karst, tetapi juga keragaman hayati serta keberadaan flora dan fauna di kawasan tersebut. Selain itu, potensi ekonomi masyarakat sekitar juga menjadi salah satu indikator penting dalam proses verifikasi.

“Termasuk juga potensi perekonomian masyarakat. Itu juga dijadikan penilaian oleh tim verifikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam proses penilaian. Karena itu, pemerintah daerah mengajak warga untuk ikut menjaga sekaligus mempromosikan potensi kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat.

“Tim verifikasi juga akan melihat sejauh mana dukungan masyarakat terhadap pengembangan geopark ini,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan identitas kawasan, geopark Sangkulirang-Mangkalihat kini juga telah memiliki logo resmi yang ditetapkan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Logo tersebut diharapkan dapat menjadi ikon baru sektor pariwisata di Kutai Timur maupun Kalimantan Timur secara umum.

Pemerintah daerah juga berencana membentuk pusat informasi geopark untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan memperoleh informasi terkait kawasan tersebut. Untuk sementara, layanan informasi masih tersedia di kantor Dinas Pariwisata Kutai Timur.

Secara geografis, kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat membentang di Kabupaten Berau dan Kutai Timur, termasuk wilayah Kecamatan Bengalon. Bentang alam ini dikenal memiliki formasi pegunungan kapur yang unik dengan tebing-tebing menyerupai gergaji dan luas mencapai sekitar 1,8 juta hektare. (Ronny)