TERASKATA.Com, Kutai Timur – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Kutai Timur Kutim tengah fokus membina atlet usia dini.
Tujuannya untuk meningkatkan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Hal itu terungkap pada Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutim Tahun 2025.
Rakerkab yang berlangsung 29–30 Oktober 2025 di Hotel Royal Viktoria Sangatta ini, dihadiri 69 pengurus cabang olahraga (cabor).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim, Basuki Isnawan menekankan, pembinaan atlet sejak usia dini harus menjadi gerakan terpadu seluruh cabor di bawah naungan KONI Kutim.
“Ini menjadi PR besar bagi kita semua. Pembinaan usia dini harus digencarkan. Agar 4–5 tahun ke depan, olahraga Kutim bisa menjadi barometer di Kalimantan Timur. Target dua besar, bahkan juara umum pada Porprov mendatang, harus kita kejar bersama,” tegas Basuki.
Selain fokus pembinaan atlet, Basuki juga mengingatkan pentingnya soliditas antarcabor agar target tersebut dapat tercapai.
“Saya harap, KONI Kutim tetap merangkul seluruh teman-teman cabor dan menjaga kerukunan. Jika ada kritik dan masukan, mari kita diskusikan bersama. Saya terbuka menerima semua ide demi kemajuan olahraga Kutim,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “KONI Solid, Kutai Timur Juara Menuju Kutim Hebat”, Basuki menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan yang terus dibangun.
“Saya sangat mengapresiasi tema ‘KONI Solid, Kutai Timur Juara Menuju Kutim Hebat’. Tidak mungkin kita bisa juara tanpa kekompakan. Olahraga Kutim harus menjadi warna yang hebat dan mampu mengibarkan bendera Kutim di kancah nasional,” tuturnya.
Ketua KONI Kutim Rudi Hartono dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kutim, serta mitra strategis dari Dispora.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab dan Dispora yang terus mendukung pembinaan olahraga. Juga kepada seluruh pengurus cabor yang tetap solid dan bergandeng tangan,” katanya.
Rudi menegaskan, KONI Kutim akan terus membuka ruang partisipasi bagi tokoh-tokoh olahraga berkontribusi, dalam pembangunan prestasi daerah.
“Kami selalu terbuka terhadap kritik dan masukan. Terima kasih juga kepada para senior seperti Babe Sarwono yang terus memberi arahan dan motivasi, untuk kemajuan olahraga Kutim,” pungkasnya. (Ronny/teraskata)


