Video Evakuasi Jasad Wanita di Muara Wahau Viral, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku

TERASKATA.Com, Kutai Timur – Video evakuasi jasad seorang wanita yang beredar luas di media sosial menggegerkan warga Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Menyikapi peristiwa tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku hanya dalam waktu singkat setelah kejadian dilaporkan.

Video berdurasi 56 detik yang diunggah akun Facebook Mando Mando memperlihatkan sejumlah warga memasukkan jasad korban ke dalam mobil ambulans. Peristiwa itu diketahui terjadi di sebuah rumah toko (ruko) di Kecamatan Muara Wahau, Minggu (4/1/2026), sekitar pukul 17.00 Wita.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga terlibat cekcok dengan pasangan suaminya. Pertengkaran tersebut disebut berujung pada aksi kekerasan yang melibatkan senjata tajam.

Menindaklanjuti laporan warga, jajaran Polsek Muara Wahau langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan langkah-langkah kepolisian. Tidak berselang lama, polisi berhasil mengidentifikasi serta mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Muara Wahau Iptu Sumartono membenarkan penanganan cepat yang dilakukan jajarannya. Ia memastikan terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.

“Benar, ada kejadian tersebut. Saat ini terduga pelaku sudah berhasil kami amankan dan berada di tahanan Polsek Muara Wahau,” ujar Iptu Sumartono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Terkait motif kejadian, pihak kepolisian belum dapat menyampaikan secara rinci. Menurut Sumartono, penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap terduga pelaku guna mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.

“Motifnya masih kami dalami. Pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung,” tegasnya.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah TKP lanjutan. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk menjalani proses visum guna memastikan penyebab kematian secara medis. (Ronny/teraskata)