Tragedi di Balik Permainan ‘Masak-masakan’: Bocah 5 Tahun di Kutim Jadi Korban Asusila

TERASKATA.Com, Kutai Timur – Keceriaan dunia anak-anak di Kutai Timur mendadak berubah menjadi mimpi buruk yang memilukan. Seorang bocah perempuan yang baru berusia 5 tahun menjadi korban kekerasan seksual oleh pria paruh baya berinisial J (45), tepat saat korban sedang asyik bermain bersama teman sebanyanya.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (29/12/2025) sore. Di tengah tawa polos saat bermain “masak-masakan”, korban tidak menyadari bahwa maut sedang mengintai. Tersangka J melambaikan tangan, sebuah isyarat yang dianggap biasa oleh anak sekecil itu, namun ternyata menjadi awal dari sebuah tindakan buruknya.

Tanpa rasa curiga, korban mendekat. Tersangka kemudian menggendong korban dan membawanya ke sebuah toilet. Di balik pintu yang terkunci itulah, J melancarkan aksi hingga korban menangis kesakitan.

“Pelaku melakukan tindakan asusila hingga korban mengalami pendarahan dan menangis kesakitan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Rangga Asprilla Fauza, Rabu (31/12/2025).

Bukannya merasa iba, pelaku justru sempat membentak korban agar diam sebelum akhirnya menyuruhnya keluar dari toilet. Tangis dan rasa sakit yang tak tertahankan itulah yang akhirnya membongkar tabiat busuk pria tersebut kepada orang tua korban.

Tak butuh waktu lama bagi Polres Kutim untuk bertindak. Setelah menerima laporan dari orang tua yang hancur hatinya, tim Reskrim bergerak cepat menciduk J dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kini, J harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76 E UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak 5 miliar rupiah,” tegasnya. (Ronny/teraskata)