TERASKATA.Com, Bontang – Wali Kota Bontang Dr. dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG. terus menujukkan komitmen kepedulian terhadap dunia pendidikan. Bahkan, Neni memanfaatkan setiap momentum untuk hadir langsung dan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah gratis.
Seperti yang dilakukan pada perayaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 SMPN 1 Bontang pada Sabtu (15/11/2025). Pada kesempatan itu, wali Kota menyerahkan secara simbolis bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, sepatu, seragam, hingga tablet bagi siswa.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pemerataan fasilitas pendidikan bagi anak-anak di Kota Bontang.
“Bantuan ini tidak hanya sekadar tas, tetapi simbol kepedulian pemerintah untuk memastikan semua anak memiliki kesempatan belajar yang sama,” ujar Wali Kota Neni Moerniaeni.
Selain tas, siswa juga menerima perlengkapan lain seperti sepatu, seragam, dan tablet guna mendukung pembelajaran berbasis digital yang telah menjadi kebutuhan sekolah masa kini.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa momentum HUT SMPN 1 Bontang dijadikan titik awal untuk memperkuat layanan pendidikan dan memastikan seluruh siswa memiliki perlengkapan yang layak.
“Momen ulang tahun sekolah ini kami jadikan pengingat bahwa setiap anak harus difasilitasi secara adil. Pembagian tas gratis ini adalah bagian dari komitmen kami memastikan tidak ada anak yang terkendala dalam mengikuti pembelajaran,” ujar Abdu Safa Muha.
Ia juga menambahkan bahwa Disdikbud akan terus mendorong pemerataan sarana pendukung pendidikan, termasuk memperkuat program bantuan perlengkapan sekolah di tahun-tahun mendatang.
Wali Kota Apresiasi Siswa SMPN 1 Juara 2 Kompetisi Desain Master Plan Internasional
Di tengah acara, Wali Kota juga memberikan apresiasi khusus kepada Kemal, siswa SMPN 1 yang berhasil meraih juara 2 internasional di Kanada, pada kompetisi desain master plan Bontang. Sebagai bentuk penghargaan, ia menyerahkan hadiah Rp1 juta kepada Kemal.
Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa dukungan fasilitas pendidikan yang memadai berperan dalam memunculkan generasi berprestasi dan kreatif.
Kepala Sekolah SMPN 1 Bontang, Rianto, menyampaikan bahwa usia 42 tahun menjadi momentum untuk memperkuat budaya sekolah dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Bantuan yang diberikan hari ini menjadi dukungan nyata bagi anak-anak kami. Ini adalah energi baru untuk SMPN 1 melangkah lebih baik,” katanya.
Perayaan HUT tahun ini bukan sekadar selebrasi, tetapi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh anak di Kota Bontang. (advertorial)

