Ketua HIPMI Tawarkan Solusi Antrean Truk Solar di Bontang

TERASKATA.COM, BONTANG – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Himpi) Kota Bontang Amriadi, menyoroti lemahnya aturan terkait antrean truk solar yang terus mengular setiap hari di Kota Bontang.

Menurutnya, tidak tegasnya pemerintah pada persoalan tersebut, merugikan banyak orang. Terutama pelaku usaha disepanjang jalan yang dekat dengan SPBU.

Misalnya di Jalan Brigjen Katamso Kilometer 6, Bontang Utara dan Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Laut, Bontang Selatan.

“Ini persoalan yang berlarut-larut, harusnya ada aturan yang lebih tegas. Karena efeknya pelaku usaha dirugikan. mereka usahanya terisolir karena tertutupi antrean truk,” terangnya kepada Teraskata, Minggu (3/7/2022).

Menurutnya aturan yang ada saat ini, dengan melarang truk mengantre sebelum pukul 14.00 Wita, bukan jawaban dari persoalan itu.

Ia mengusulkan pengelola SPBU membuat skema antrean baru, yang jauh dari pom pengisian.

“Misalnya di SPBU KM 6, mengalihkan antrean truk, ke Jalan Soekarno-Hatta. Disana ditempatkan petugas dari Dishub atau polisi yang terkoneksi dengan SPBU,” bebernya

“Jadi truk-truk ini mengantre disana, sekali jalan misalnya 10 mobil diatur agar tidak menumpuk di pinggir jalan.”

Pasalnya, jika tidak ada solusi nyata pada masalah tersebut, bukan hanya berdampak pada ekonomi pelaku usaha, persoalan keselamatan pengendara juga penting,

Selain itu infrastruktur seperti trotoar juga rusak. Siapa yang harus bertanggungjawab.

“Jadi intinya harus ada ketegasan pemerintah, jangan dibiarkan berlarut-larut,”  pungkasnya. (Iwan)