Wali Kota Neni Moerniaeni Bangga atas Kreativitas Siswa SMPN 7 Bontang

TERASKATA.Com, Bontang Suara tepuk tangan bergemuruh memenuhi halaman SMP Negeri 7 Bontang pada Rabu (30/10/2025). Itu terjadi ketika para siswa tampil penuh percaya diri di atas panggung, dalam rangka puncak peringatan Bulan Bahasa.

Berbagai penampilan kreatif seperti pantomim, baca puisi, dan lomba menulis cerpen sukses memukau tamu undangan. Termasuk Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang hadir secara langsung memberikan dukungan dan apresiasi.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Taman itu disambut meriah oleh Plt Kepala Sekolah Nor Hayati. Juga para guru, dan ratusan siswa yang telah menantikan sejak pagi.

Turut mendampingi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdu Safa Muha, Sekretaris Disdikbud Saparudin, serta Lurah Tanjung Laut Indah Ardiansyah.

Acara yang digelar dengan penuh semangat ini tak hanya menjadi ajang lomba. Tetapi juga wujud nyata komitmen SMPN 7 Bontang membangun budaya literasi, dan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Indonesia.

“Saya sangat bangga melihat kreativitas anak-anak SMPN 7. Bulan Bahasa seperti ini bukan hanya perayaan. Tapi juga pembuktian bahwa generasi muda Bontang punya semangat luar biasa, untuk mencintai bahasa dan budaya Indonesia,” ujar Bunda Neni, sapaan akrab Wali Kota.

Wali Kota Serahkan Tas Sekolah Gratis

Pada kesempatan itu, Bunda Neni juga menyerahkan bantuan tas sekolah kepada sejumlah siswa sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota terhadap pendidikan.

Ia berharap dukungan tersebut menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dengan semangat dan rasa bangga bersekolah.

Sementara itu, Nor Hayati mengatakan bahwa pihaknya berusaha menjadikan Bulan Bahasa sebagai momentum untuk menumbuhkan kreativitas dan karakter siswa.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi siswa untuk berani tampil dan bangga menggunakan bahasa Indonesia. Kehadiran Ibu Wali Kota menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus berinovasi,” tuturnya.

Gelaran Bulan Bahasa di SMPN 7 Bontang tahun ini membuktikan bahwa literasi bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan inspiratif.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah tidak hanya membangun kemampuan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai cinta tanah air dan rasa percaya diri pada generasi muda. (Advertorial)