TERASKATA.Com, Bontang – Suasana penuh semangat dan kreativitas mewarnai pelaksanaan English Speech and Folktale Telling Contest antar pelajar SMP se-Kota Bontang.
Event ini digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Pendidikan Dasar.
Berbeda dari lomba akademik pada umumnya, ajang ini menggabungkan dua kekuatan. Kemampuan berbahasa Inggris dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Para peserta tak hanya diuji kefasihan berbicara dalam bahasa internasional, tetapi juga kreativitas dalam membawakan cerita rakyat Nusantara dengan ekspresi dan penjiwaan yang memukau.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata pembelajaran kontekstual yang menyeimbangkan antara kemampuan global dan akar budaya bangsa.
“Kami ingin pelajar Bontang menjadi generasi yang siap bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri lokalnya. Bahasa Inggris menjadi jembatan, sementara budaya adalah identitas,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Lomba ini diikuti siswa dari berbagai SMP dan MTs se-Kota Bontang, dengan dua kategori utama. Yakni English Speech Contest dan English Folktale Telling Contest.
Setiap penampilan peserta menampilkan keunikan tersendiri, mulai dari intonasi, gestur, hingga pesan moral yang disampaikan.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan dan penemuan bakat di bidang public speaking serta mempererat hubungan antar sekolah.
Dengan semangat kebersamaan, Disdikbud berharap kompetisi ini melahirkan duta-duta muda Bontang, yang fasih berbahasa Inggris. Sekaligus bangga mengangkat kekayaan budaya daerah di panggung nasional maupun internasional. (Advertorial)

