TERASKATA.Com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) termuda, Aldryansyah menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.
Ia menilai peran seorang legislator bukan membawa visi pribadi, melainkan memastikan kebutuhan warga benar-benar tersampaikan dalam proses penyusunan kebijakan daerah.
“Visi-misi itu fungsinya bupati dan pemerintah daerah. Kami di DPRD tugasnya menyerap apa yang disampaikan masyarakat, lalu memperjuangkannya,” kata Aldryansyah di Sangatta, Kamis 20 November 2025.
Sebagai wakil Daerah Pemilihan 5 yang meliputi Kecamatan Kaliorang, Kaubun, Karangan, Sangkulirang, dan Sandaran, ia menyoroti masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang terabaikan karena kalah oleh program-program besar.
Menurutnya, hal mendasar seperti akses pelayanan publik, perbaikan fasilitas umum, hingga kebutuhan sederhana lainnya justru menjadi prioritas warga.
“Banyak kebutuhan sederhana yang sering terabaikan karena prioritas program besar dan megah. Padahal justru itu yang paling dibutuhkan warga sehari-hari,” ujarnya.
Aldryansyah juga menyampaikan tantangan yang ia hadapi sebagai legislator muda. Ia menilai kesiapan mental menjadi kunci bagi anak-anak muda yang ingin masuk ke dunia politik, mengingat dinamika dan respons masyarakat yang beragam.
“Harus kuat mental. Kadang sudah dijelaskan pelan-pelan, tetap ada yang emosi. Itu harus ditahan dan tetap sabar,” pesannya.
Selain memperjuangkan kebutuhan warga, ia mendorong generasi muda untuk lebih terlibat dalam proses politik dan pengambilan keputusan di daerah. Ia menegaskan bahwa anak muda memiliki kemampuan dan peran penting dalam memperjuangkan kepentingan publik.
“Generasi kita juga bisa. Yang penting siap memperjuangkan suara rakyat, bukan kepentingan pribadi,” tandasnya.
Kehadiran Aldryansyah di DPRD Kutim mencerminkan meningkatnya partisipasi politik generasi muda. Dengan keterlibatan legislator muda, DPRD Kutim diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dari berbagai kelompok usia. (Adv)

