TERASKATA.Com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menargetkan realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp2,5 triliun.
Hingga triwulan II, capaian investasi telah mencapai 42,98 persen dari total target tersebut.
Berdasarkan data DPMPTSP, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar Rp484,98 miliar. Sedangkan triwulan II meningkat menjadi Rp589,63 miliar.
Capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan positif di tengah dinamika ekonomi nasional. DPMPTSP masih menunggu data resmi realisasi investasi triwulan III yang akan dirilis oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Kami masih menunggu hasil rilis realisasi investasi triwulan III dari provinsi, yang dijadwalkan pada awal November 2025,” ujar Karel, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang.
Meski demikian, Karel optimistis target investasi tahun ini dapat tercapai. Ia menyebut, sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan diyakini akan memberi kontribusi besar terhadap capaian investasi daerah.
“Kami yakin target Rp2,5 triliun bisa tercapai. Apalagi dengan adanya pembangunan pabrik soda ash di lingkungan PT Pupuk Kalimantan Timur, yang berdampak signifikan terhadap peningkatan investasi di Kota Bontang,” jelasnya.
DPMPTSP Bontang terus berupaya menjaga iklim investasi yang kondusif, dengan memberikan kemudahan perizinan, pendampingan bagi investor, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Upaya tersebut diharapkan dapat menarik minat investasi baru sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. (Advertorial)

