TERASKATA.Com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memantapkan langkah untuk menarik minat investor. Ribuan hektare kawasan industri kini disiapkan sebagai ruang baru bagi pengembangan investasi di Kota Taman, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah ini berjalan seiring dengan komitmen Pemkot Bontang dalam memberikan kemudahan kepada para penanam modal. Hal tersebut telah diatur secara jelas dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.
Dalam aturan itu, Wali Kota memiliki kewenangan memberikan insentif bagi investor yang baru memulai kegiatan penanaman modal. Insentif tersebut mencakup pengurangan, keringanan, hingga pembebasan pajak dan retribusi daerah.
Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi penyediaan data peluang investasi, penyediaan lahan, bantuan teknis, serta percepatan proses perizinan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memastikan iklim investasi tetap kompetitif dan kondusif.
Ia menyebutkan, realisasi investasi Kota Bontang pada tahun 2024 mencapai Rp2,7 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp2,5 triliun. Keberhasilan itu membuat target investasi untuk tahun berikutnya kembali dinaikkan.
“Karena melebihi target, jadi dinaikkan lagi untuk tahun ini,” ujar Aspiannur.
Dari capaian investasi tahun 2024 tersebut, tercatat 512 tenaga kerja terserap dari berbagai sektor. PMDN menjadi penyumbang terbesar dengan 475 tenaga kerja, disusul PMA yang turut berkontribusi sebanyak 37 tenaga kerja.
Sementara itu, realisasi investasi tahun 2025 hingga Triwulan III telah mencapai Rp821 miliar, sehingga total akumulasi dari triwulan pertama hingga ketiga berada di angka Rp1,89 triliun.
“Total realisasi investasi sampai Triwulan III 2025 sudah mencapai 75,85 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,5 triliun,” jelas Aspiannur.
Dengan progres yang terus meningkat dan dukungan regulasi yang memudahkan, Pemkot Bontang optimistis mampu menarik lebih banyak investor untuk mengembangkan usaha di wilayah ini, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. (Advertorial)

