TERASKATA.Com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang turut ambil bagian dalam turnamen Mini Soccer. Kegiatan ini digelar untuk memperingati HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional.
Kegiatan olahraga ini menjadi momentum penguatan kebersamaan serta semangat sportivitas antar guru se-Kota Bontang.
Kepala Sub Bagian Umum Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa, mengatakan keikutsertaan instansinya merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang menyatukan para pendidik.
“Ini merupakan wadah untuk memperkuat sinergitas dan solidaritas para guru. Kegiatan seperti ini selalu ditunggu setiap tahun karena mampu membangun kebersamaan di lingkungan pendidikan,” ujarnya, Kamis (6/11).
Arfa menambahkan, turnamen Mini Soccer tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarsekolah yang berada di bawah naungan PGRI.
Laga SDN 008 Bontang Selatan Berlangsung Sengit
Pada jalannya pertandingan, duel yang melibatkan SDN 008 Bontang Selatan berlangsung sengit. Tim tersebut tampil percaya diri setelah sebelumnya mencatatkan dua kemenangan penuh dan menjadi salah satu yang diunggulkan pada turnamen tahun ini.
Sementara itu, tim Disdikbud juga mencatatkan hasil positif dengan satu kemenangan dan satu kali seri. Pertandingan melawan SDN Bontang Selatan di Lapangan Formula Mini Soccer pun menjadi laga penentuan.
“Kalau kami menang, kami akan menjadi juara grup. Kalau seri, kami tetap lolos. Namun target kami tetap tiga poin, kami ingin posisi menang,” tegas Arfa optimis.
Ajang Seleksi Atlet Menuju Tingkat Provinsi
Arfa menjelaskan, turnamen Mini Soccer HUT PGRI ke-80 bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi atlet yang akan mewakili PGRI Bontang pada kejuaraan tingkat provinsi di Balikpapan pada 16–19 November. Pemain terbaik dari setiap tim akan diseleksi untuk memperkuat skuat Kota Bontang.
“Yang dikirim itu nanti bukan atas nama Disdikbud, tapi atas nama PGRI. Jadi ini juga bagian dari seleksi pemain,” jelasnya.
Cabang olahraga Mini Soccer baru pertama kali diperlombakan pada peringatan HUT PGRI tahun ini. Diharapkan kegiatan ini menjadi wadah latihan olahraga bagi guru serta memupuk kekompakan antarsekolah.
Dorong Guru Tetap Sehat dan Menjunjung Sportivitas
Disdikbud berharap turnamen ini dapat mendorong para pendidik untuk menjalin hubungan lebih erat di momentum HUT PGRI, sekaligus tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Kita terus mendorong spirit ini, agar keseimbangan aktivitas fisik dan mental bagi guru tetap sehat, bugar, dan berenergi dalam menjalankan aktivitasnya,” tutup Arfa.
(Advertorial)

