DPRD Kutim Minta Pemerintah Prioritaskan Pembangunan di Wilayah Tertinggal ‎

TERASKATA.Com, Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi NasDem, Aldriansyah menegaskan perlunya pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

‎Di usia Kabupaten Kutai Timur ke-26 dinilainya harus menjadi evaluasi menyeluruh terhadap capaian pemerataan pembangunan.

‎Menurut Aldriansyah, sejumlah kecamatan seperti Sandaran, Muara Ancalong, dan Busang (merupakan daerah pemilihannya-dapil 5 Kutim) masih membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi infrastruktur, layanan dasar, maupun penguatan ekonomi lokal

‎“Ada desa yang maju pesat, tapi ada juga yang masih tertinggal. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya, di Sangatta, Senin 17 November 2025.

‎Ia menyebut pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai visi “Kutim Sejahtera untuk Semua”. Namun demikian, ketimpangan pembangunan dinilai masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

‎Aldriansyah menekankan bahwa penguatan pemerataan harus sejalan dengan misi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan seluruh wilayah memperoleh manfaat pembangunan secara setara.

‎“Wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan tidak boleh luput dari program peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

‎Ia juga mengajak pemerintah dan DPRD untuk memperkuat koordinasi dengan masyarakat agar pelaksanaan program di lapangan benar-benar menjawab kebutuhan warga.‎

‎Menurutnya, komitmen bersama sangat dibutuhkan agar tidak ada wilayah yang terabaikan.

‎“Momen usia 26 tahun ini harus menjadi pengingat bahwa pembangunan yang inklusif adalah keharusan, bukan sekadar harapan,” pungkasnya. (adv)