Disdikbud Bontang Turut Cegah Stunting Lewat Penilaian Tumbuh Kembang Anak

TERASKATA.Com, Bontang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar Pelatihan Penilaian Tumbuh Kembang Anak.

Pelatihan ini diperuntukkan bagi pendidik jenjang PAUD se-Kota Bontang. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam upaya mencegah stunting. Sekaligus mengenali kesulitan belajar pada anak sejak dini.

Tercatat ada 150 peserta yang  menngikuti kegiatan ini. Merekaa berasal dari tenaga pendidik dan pengelola lembaga PAUD, dari seluruh kecamatan di Kota Bontang.

Harapannya, lewat kegiatan ini ara guru mampu memahami aspek tumbuh kembang anak secara komprehensif. Mendeteksi risiko stunting sedini mungkin, serta memberikan layanan pembelajaran yang tepat bagi anak-anak dengan kesulitan belajar.

Materi pelatihan ini mencakup penilaian tumbuh kembang anak. Deteksi dini risiko stunting, serta strategi pendampingan anak usia dini yang mengalami kesulitan belajar.

Dalam sambutan, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melalui Kepala Disdikbud , Abdu Safa Muha, menegaskan pemerintah berkomitmen penuh membangun ekosistem pendidikan dan kesehatan anak usia dini yang terintegrasi.

“Kita terus perkuat kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan keluarga agar anak-anak Bontang mendapatkan layanan terbaik sejak usia dini,” ujarnya, Rabu (23/10/2025).

Apresiasi kepada para Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan yang selama ini, menjadi penggerak utama dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak usia dini.

“Upaya pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan gotong royong, kolaborasi, dan kepedulian dari semua pihak,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kota Bontang semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan generasi Bontang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Advertorial)