Waspadai Cuaca Ekstrem, Subandi Dorong BPBD Tingkatkan Deteksi Dini Longsor

TERASKATAKALTIM – Cuaca ekstrem kembali melanda Kota Samarinda dan sekitarnya. Intensitas hujan yang terus meningkat memicu kekhawatiran akan potensi banjir dan longsor di sejumlah wilayah rawan.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, menyoroti kondisi ini dan mengajak semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Subandi, kerja keras Pemerintah Kota Samarinda dalam mengendalikan banjir selama ini patut diapresiasi.

Namun, ia menegaskan bahwa faktor cuaca ekstrem di luar kendali manusia menjadi tantangan besar dalam penanganan bencana.

“Upaya yang dilakukan pemerintah sudah cukup maksimal, tapi jika hujan deras terus-menerus terjadi, risiko bencana tetap tinggi,” jelas Subandi, Senin (2/6/25).

Politikus dari Fraksi PKS ini menaruh perhatian khusus pada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan.

Ia mengingatkan agar warga tidak menganggap remeh potensi bahaya, terutama mereka yang bermukim di lereng bukit atau wilayah rendah yang kerap terdampak banjir.

“Saya mengimbau warga untuk lebih waspada. Jangan tunggu sampai kejadian baru bertindak,” pesannya.

Tidak hanya itu, Subandi juga mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim maupun BPBD Samarinda untuk segera mengaktifkan sistem deteksi dini.

Menurutnya, penyebaran informasi mengenai titik-titik rawan longsor harus dipercepat agar masyarakat dapat melakukan langkah pencegahan lebih awal.

“BPBD harus segera petakan area rawan dan umumkan ke publik. Mitigasi yang cepat dan tepat bisa menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

RF (ADV DPRD KALTIM)