TERASKATAKALTIM – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Darlis Pattalongi, mengingatkan pentingnya menjaga warisan budaya di tengah derasnya arus digitalisasi. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi tak seharusnya mengikis nilai-nilai adat dan etika yang menjadi jati diri bangsa.
Menurut Darlis, kemudahan yang dibawa oleh era digital membawa tantangan tersendiri, khususnya bagi generasi muda. Ia menyayangkan jika modernisasi justru membuat kaum muda menjauh dari akar budaya mereka.
“Kita tidak bisa hanya membanggakan kemajuan teknologi tanpa menanamkan pemahaman tentang nilai-nilai budaya. Tanpa itu, identitas kita bisa luntur,” ujar Darlis pada Selasa (6/5/2025).
Ia menambahkan bahwa keterampilan digital memang penting, tetapi tidak cukup untuk membentuk karakter yang kuat. Darlis mendorong agar pendidikan karakter melalui penanaman nilai-nilai luhur terus diperkuat, baik di lingkungan keluarga maupun institusi pendidikan.
“Anak-anak muda perlu dibekali dengan integritas dan kesadaran sosial. Inilah bekal agar mereka tidak hanya pandai secara teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya,” jelasnya.
Darlis juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah untuk menciptakan generasi yang berdaya saing global namun tetap membumi pada budaya lokal.
Ia berharap pemuda Kalimantan Timur dapat memanfaatkan teknologi sebagai alat promosi budaya, bukan justru melupakan akar tradisi.
“Teknologi itu netral, yang penting bagaimana kita menggunakannya. Kalau diarahkan dengan baik, ia bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya kita ke dunia,” tutupnya.
RF (ADV DPRD KALTIM)

